Biennale Internasional Desain Interior 2025 baru-baru ini di Milan telah berakhir dengan sukses. Salah satu fokus utama pameran tahun ini adalah inovasi bahan dekorasi dinding. Para pengamat mencatat bahwa “keberlanjutan” dan “penyesuaian mendalam” telah menjadi tren umum yang tidak dapat disangkal di sektor pelapis dinding kelas atas.
Merek-merek terkemuka memamerkan wallpaper ramah lingkungan yang terbuat dari plastik daur ulang laut dan serat tumbuhan alami, yang secara signifikan mengurangi jejak karbon mereka. Sementara itu, didorong oleh kemajuan dalam teknologi pencetakan digital, permintaan akan kustomisasi pola yang dipersonalisasi dalam jumlah kecil telah melonjak. Desainer tidak lagi puas dengan produk standar namun mencari seni dinding yang dapat menceritakan kisah spasial yang unik.
Analis industri percaya bahwa hal ini menandakan pergeseran pasar dari konsumsi massal ke konsumsi berbasis nilai. Bagi produsen seperti Hangzhou Kainolin, hal ini memerlukan fokus penelitian dan pengembangan yang strategis pada bahan ramah lingkungan yang inovatif dan kemampuan produksi yang fleksibel untuk memenuhi tuntutan ketat dari desainer global dan proyek-proyek kelas atas.